Posted by: tfrisya | November 12, 2009

Sejarah Budaya Minangkabau

Asal-usul Kebudayaan Minangkabau menurut Sejarawan

Kebudayaan Minang diperkirakan bermula sekitar 500 tahun SM, ketika rumpun bangsa Melayu Muda masuk ke Ranah Minang membawa kebudayaan Perunggu. Pembauran bangsa Melayu Tua dan Melayu Muda menurunkan leluhur suku Minangkabau sebagai pendukung kebudayaan Perunggu dan Megalithikum.
Adapun peninggalan jaman pra-sejarah berupa situs-situs Menhir hanya ditemukan di kabupaten Limapuluh kota (kecamatan Suliki dan Guguk). Situs-situs Megalith tersebut tersebar di daerah Koto Tinggi, Balubus, Sungai Talang, Koto Gadang, Ateh Sudu dan Talang Anau. Di desa Parit (daerah Koto Tinggi) berhasil ditemukan situs Megalith terbanyak yakni 380 Menhir, yang diantaranya mencapai tinggi 3,26m.

Peta Sumatera dan Semenanjung Malaka 1524-1800

Peralihan dari jaman pra-sejarah ke jaman sejarah ditandai dengan adanya peninggalan tertulis sebagai pengaruh peradaban Hindu.

Peta Peradaban Indonesia Purbakala

Dari peta Peradaban Indonesia Purbakala, tampak wilayah Minangkabau yang tidak dilalui garis penyiaran agama Hindu. Mungkin itu sebabnya suku Minangkabau tidak memiliki aksara, sehingga tidak mengenal budaya kepustakaan (tulis-baca), seperti halnya wilayah-wilayah budaya yang menerima pengaruh kebudayaan Hindu. Kenyataannya tidak ditemukan rontal-rontal, prasasti atau peninggalan tertulis lainnya sebelum jaman Adityawarman.
Suku Minang hanya mengenal sastra lisan (oral) berupa pepatah-petitih, pantun adat, kaba (troubadour) dan tambo. Dan kesusastraan Minangkabau hingga saat ini tetap hidup dan dilestarikan dalam lingkungan adat masyarakat sebagai bagian penting dalam pelestarian kebudayaan. Hal ini erat kaitannya dengan falsafah ” Alam Takambang Jadi Guru”, yang merupakan landasan berfikir masyarakat Minangkabau.

Sumber Peta : Atlas Sejarah, Djambatan


Responses

  1. Selamat atas lahirnya blog untuk tanah minang, semoga menjadi sumber referensi bagi banyak orang dalam berkontribusi bagi pembangunan nagari

  2. Unie Frisya, thanks ulasan sejarahnya, jika ada peta sejarahnya keren tuh kalau di upload atau scan…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: